Waktu penamaan bayi menurut islam

Genpi.net - Islam mengatur segala lini tentang kehidupan manusia, termasuk bayi yang baru lahir. Kapan waktu penamaan bayi menurut islam. Pemberian nama kepada bayi pada dasanya berfungsi untuk agar dikenal dan memuliakannya. Para ulama menyimpulkan bahwa memberi nama kapada anak laki-laki dan perempuan  adalah sebuah kewajiban karena apabila seseorang tidak diberi nama, maka ia akan menjadi seorang yang tidak dikenal oleh masyarakat, karena tidak memiliki nama

Sunnah dari Nabi Muhamammad SAW pemberian nama dilakukan kepada anak pada saat ia lahir, atau Memberikan nama kepada anak pada hari ketiga setelah ia lahir atau juga Memberikan nama kepada anak pada hari ketujuh setelah ia lahir.

Waktu penamaan bayi menurut islam, kapan memberi nama bayi secara islam
Waktu penamaan bayi menurut islam

Perlu diketahui sebenarnya pemberian Nama Kepada Anak Adalah Hak sang ayah, dan perlu diperhatikan juga untuk memilih Nama Terbaik Untuk Anak. Kewajiban bagi seorang ayah adalah memilih nama terbaik bagi anaknya, baik dari  lafadz dan maknanya, sesuai dengan syar’iy dan lisan arab, ada beberapa anjuran dalam pemberian nama diantarany:

  1. Di anjurkan Memberikan Nama pada seorang Anak dengan 2 suku Kata, misal Abdullah, Abdurrahman.
  2. Dianjurkan Memberikan Nama Seorang Anak Dengan Nama-nama Penghambaan Kepada Allah (Abdul ) dengan dengan penggunaan namaa-nama Asma’ul Husna, misal: Abdul Aziz, Abdul Ghoniy dan lain sebagainya
  3. Memberikan Nama Kepada Seorang Anak Dengan Nama-nama Para Nabi dan rasul seperti Muhammad, Ibrahim, dll

Baca kapan bayi kuku bayi boleh di potong

Syarat-syarat Dalam Pemberian Nama Islam 

a. Nama menggunakan bahasa arab.

b. Nama dibangun dengan makna baik secara bahasa dan syari’at. 


Nama-nama yang Diharamkan

  • Menggunaan nama-nama penghambaan kepada selain Allah SWT baik dari manusia, matahari, patung-patung, dll  missal: Abdur Rasul (hambanya Rasul), Abdun Nabi (hambanya Nabi) dll. 
  • Memberi nama dengan nama-nama Allah SWT, misal:  Kholiq, Rahim, Rahman, dll.
  • Memberi nama dengan nama-nama orang kafir dan nama-nama asing. 
  • Setiap nama yang memuji (tazkiyyah) terhadap diri sendiri atau berisi kedustaan.
  • Memberi nama dengan nama-nama patung atau sesembahan selain Allah SWT seperti:  Al-Lat, Al-‘Uzza dll.
  • Memberi nama dengan nama-nama setan, misal: Al-Ajda’ dll.


Nama-nama Yang Dimakruhkan

a. Memberi nama anak dengan nama orang fasiq,.

b. Memberi nama anak dengan nama perbuatan-perbuatan jelek atau perbuatan maksiat.

c. Memberi nama anak dengan nama-nama hewan

d. Memberi nama anak dengan Ism, mashdar, atau sifat-sifat yang menyerupai terhadap lafzdz “Islam” misal: Nurruddin, Dliyauddin, Saiful Islam dll.

f. Memberi nama ganda misal: Muhammad Ahmad, Muhammad Sa’id dll.

g. Memberi nama dengan nama-nama surat dalam Al-Qur’an, misal: Thoha, Yasin dll.


Post a Comment

Copyright © 2021

Genpi.net